Aku biarkan keheningan menyelimutiku
Seperti meniadakan cahaya dalam lorong-lorong yg sempit
Membebaskan semua imajinasiku
Tanpa tujuan yang pasti
Aku seperti di tangah lautan, sendiri
Seperti sebuah ketakutan untuk melangkah
Arah itu tidak ada
Asa yang hancur karena kebodohanku sendiri
Tertanam dalam nafasku dan aku memilih sendiri
Terlalu menikmati keheningan malam
Aku tidak akan bertanya
Kenapa jalanku hampa
Keheningan menyelimuti jejak-jejaku
Karena aku sendiri punya jawaban
Dan aku kan memilih diam dan keheningan, hampa ku jelang
Menemaniku menembus kebisuan malam
Pernah Mencoba membangun kokoh kembali jalanan terjal
Karena esok mentari pasti datang
Memancarkan sinarnya yang berenergi
Tapi ternyata malamku tetap gelap
Bulan itu tidak datang
Keheningan yang menemniku bersama rintik hujan
Aku terpaku, masih menyusun energi kemarin
Seolah jalanku buntu
Terbentuk tembok yang menulang tinggi
Kemanapun aku melangkah
Ku harap ini fatamorgana
Karena aku masih berharap
Seperti mimpiku kemarin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
koment baik2