My Adventure

My Adventure Slideshow: Abus’s trip from Semarang, Jawa, Indonesia to 5 cities Lombok, Surabaya, Denpasar, Cirebon and Jambi was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

Rabu, 25 April 2012

Kado untukmu


Hari ini browsing2 di internet, baca2 tentang dunia petualangan, lait foto2 perjalanan....dak tak di sangka sebuah jawaban akan kebenaran...aku menemukankannya...bukan mencoba untuk mengulang atau membangkitkan luka lama. Tapi ini lebih nyata, pengkhiatan itu memang nyata, dan aku semakin tau siapa pengkhiatan itu. Ini bukan crita tentang sebuah pengkhianatan, tapi bercerita tentang sebuah kebenaran, bisa juga sebuah keikhlasan. Entahlah...aku hanya menulis mengalir apa yg aku rasa skrg.
Kau yg aku puja, seperti inginmu sendiri, layaknya sebuah putri. Bahkan kepercayaan sepenuhnya akan kesetiaan sudah aku serahkan. Tidak ada lagi yg bisa aku berikan kecuali kepercayaan dan cinta. Seperti inginmu. Kau sendiri yg berjanji untuk menjaga cinta itu dan aku percaya itu. Ini bentuk sebuah kepasraaan akan pasangannya. Memantaskan aja, seperti itulah.
Tapi apa yang terjadi, kau hancurkan semuanya, pergi tanpa pesan apapun,  tanpa kata perpisahan. Mungkin itu emang gak penting, toh untuk apa, pengkhianatan gak layak untuk pamit, gak layak sebuah kata perpisahan. Aku juga awalnya gak tau, untuk apa ini, hanya sebuah intuisi. Intuisiku emang tajam untuk hal seperti ini. Bukan sombong, tp emang terbukti. Intuisi dulu, baru nyari bukti. Tapi emang bener, toh kebenaran pasti akan menang, dan kebobrokan pasti akan ketahuan, hanya nunggu waktu, bersabar karena waktu akan menjawabnya.
Tapi aku cukup berterima kasih, atas sakit hati yang kau berikan, atas kemunafikan yg kau pamerkan, atas cinta ku yg kau hempaskan, atas kepercayaan yang kau khianati. Aku semakin tau yang namanya ikhlas, tau yang namanya di khianati, semakin mengerti arti cintamu padaku dan aku semakin mengenalmu. Akan aku bingkai kado pengkhianatan ini, akan aku abadikan, akan aku kenang sepanjang masa. Waktu mungkin bisa menghapus luka, tapi tidak akan menghapus jejaknya, bahwa aku pernah berhadapan dengan seorang pengkhianat. Dekat sekali, bahkan diri ini menyentuhnya, memeluknya bahkan mencumbunya.
Mungkin kau tidak akan kembali di kota ini, tapi percayalah ada dan tiada dirimu di kota ini, kenangan pengkhianatan itu tetap ada. Mungkin kau bercerita cerita kita berakhir, tapi percayalah, itu sebuah kebohongan yg nyata, seperti katamu, tidak akan menjalin sebuah hubungan kalau belum selesai, itulah kebohongannya. Mungkin emang pantas kata-katamu di masukkan ke tong sampah. Itu lebih layak aku pikir. Lebih pantas, sekalian aja jilbabmu..
Terima kasih, kata ini untukmu, aku bisa bersikap bijak dalam menyikapi ini, smoga. The power of ikhlas. Mungkin seperti itu. Aku akan berusaha untuk itu, di tengah hancurnya kepingan2 hati ini. Mungkin kau di ciptakan bukan untuk aku, tapi untuk mengajariku menjadi dewasa atas sebuah pengkhianatan cintamu.  
Cerita ini tidak akan selesai di sini, karena pengkhianatan itu abadi untuk di kenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

koment baik2